Tinggalkan ISS, Rusia Akan Bagi Stasiun Luar Angkasa Sendiri

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Suara. com – Badan antariksa Rusia, Roscosmos, mengumumkan bahwa angkasawan Rusia dapat meninggalkan Tumpuan Luar Angkasa Internasional (ISS).

Menariknya, negara ini berencana menciptakan stasiun luar udara sendiri karena khawatir ISS tidak lagi dapat diandalkan di masa depan.

Menurut Dmitry Rogozin, kepala Roscosmos mengatakan pekerjaan dimulai pada modul prima stasiun baru yang diperkirakan akan memasuki orbit dalam awal 2025.

Seorang pejabat tinggi Rusia memperingatkan kalau ISS dapat membahayakan hidup astronot karena masa pakainya.

Mengaji Juga: China Akan Luncurkan Teleskop Mirip Hubble, Siap Mengorbit 2024

Pada 2025, tumpuan tersebut akan berusia 27 tahun dan pada awalnya hanya dirancang untuk 15 hingga 30 tahun.

“ISS yang menua menjadi tak dapat diandalkan dan berisiko menimbulkan konsekuensi serius. Awak tidak dapat membahayakan menghabisi kru, ” kata Yuri Borisov, wakil perdana menteri Rusia, dikutip dari Daily Mail , Kamis (22/4/2021).

Badan Antariksa Rusia, Roscosmos. [Shutterstock]

Roscosmos membagikan gambar dan video sejak modul pertama yang hendak menjadi bagian inti dibanding stasiun luar angkasa hangat tersebut.

Pangkalan orbital itu juga diharapkan akan mencakup hotel buat turis.

ISS sendiri terdiri dari 16 modul, mencakup empat yang dibangun & didanai oleh badan antariksa Rusia, sembilan dari Amerika Serikat, dua dari Jepang, dan satu dari Eropa.

Baca Juga: Berbahaya! Astronot Deteksi Tiga Lubang Kebocoran Oksigen di ISS

Roscosmos menegaskan kalau stasiun luar angkasa barunya akan terdiri dari lima modul, termasuk modul komersial yang dapat menampung 4 wisatawan antariksa.