Sudah Divaksin Tapi Belum Terima Sertifikat Digital? Ini Kata pendahuluan Kominfo

Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

Suara. com – Masyarakat yang telah mendapatkan vaksin COVID-19 akan tetapi belum mendapatkan sertifikat digital di aplikasi PeduliLindungi tidak perlu khawatir karena Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan semua data yang masuk mutakhir.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan hal tersebut bisa terjadi karena peristiwa teknis mengingat sinkronisasi masukan membutuhkan waktu.

“Kalau data yang hadir pasti update, sinkronisasi menetapkan waktu tapi data di sistem pusat sudah ter-update, ” kata Semual di dalam konferensi pers daring dalam Senin (15/3/2021).

Dia mengatakan akan meningkatkan proses sinkronisasi sehingga apa yang tercatat di aplikasi PeduliLindungi sudah sesuai untuk setiap pribadi.

Membaca Juga: Menkes Budi Tegaskan Kartu Vaksinasi Covid Tak Bisa oleh karena itu Syarat Perjalanan

Kominfo juga mengingatkan masyarakat buat tidak perlu mengunggah brevet vaksin ke media baik atau membagikannya secara sembrono.

Sertifikat vaksin COVID-19 menyimpan ada tiga data pribadi yang harus dijaga kerahasiannya, yakni nama lengkap, cetakan induk kependudukan (NIK) serta tanggal lahir.

Ketika mengunggah sertifikat vaksin tanpa disensor, di media sosial, yang merupakan ruang digital umum, tentu akan membuka jalan data tersebut diambil sebab orang yang tidak bertanggung jawab dan disalahgunakan.

Selain itu, tiket vaksinasi COVID-19 pun sepantasnya tidak dibagikan ke media sosial, karena mengandung kode QR (QR code), yang merupakan tautan untuk kira-kira informasi pengguna di praktik PeduliLindungi.

Vaksinasi COVID-19 bersama dosis kedua untuk para jurnalis akan berlangsung pada Hall Basket Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta Induk pada 16-17 Maret 2021. Sebelumnya, vaksinasi COVID-19 ukuran pertama sudah diberikan pada para jurnalis di letak yang serupa pada 25-27 Februari 2021.

Baca Juga: Kasus Penggumpalan Darah, Nusantara Tunda Pemakaian Vaksin AstraZeneca

Semuel mengatakan, rencana tersebut adalah bukti janji pemerintah agar pekerja jalan yang kerap bekerja di luar ruangan bisa terlindungi dalam melaksanakan tugas-tugas menyuguhkan berita penting bagi klub.