Perdata, Bibit Siklon 94w Berpotensi Kuat Menjadi Siklon Katulistiwa

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

Bahana. com – Badan Meteorologi, Klmatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan keturunan siklon tropis 94w berpotensi sangat tinggi menjadi angin puyuh tropis dalam beberapa keadaan ke depan.

Berdasarkan citra satelit Himawari-8, diketahui biji siklon tropis tersebut memiliki kecepatan angin maksimum dalam sekitar sistemnya mencapai 30 knot (56 km/jam) dengan tekanan di pusatnya mencapai 1006 mb.

“Dari perhitungan kami, daya untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan sangat luhur, ” ucap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/4/2021).

Dwikorita mengimbau kepada semesta masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap daya cuaca ekstrem (puting kapak, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es dan lain-lain).

Menangkap Juga: Siklon Tropis, Wagub NTT Menimbulkan Maaf Kesalahan Data Jumlah Korban Meninggal

Selain itu juga dampak yang dapat ditimbulkannya, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pokok kayu tumbang dan jalan ringan dalam satu minggu ke depan.

“Khusus kepada pemakai transportasi laut dan nelayan perlu meningkatkan kewaspadaan pada melakukan aktivitas pelayaran karena adanya ancaman gelombang agung akibat siklon yang mencapai 4 – 6 meter. Kami mohon tidak menganggap sepele adanya bibit angin puyuh ini, ” ujar dia.

Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menerangkan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak bibit siklon tropis 94w, meliputi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Mengadukan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Selain itu, ada pula wilayah dengan lapisan waspada untuk potensi banjir bandang pada dua keadaan ke depan, yakni Sulawesi Utara dan Maluku Memajukan.

Selanjutnya, gelombang tinggi sekitar 1, 25 sampai 2, 5 meter berpeluang berlaku di Laut Sulawesi bagian tengah dan timur, segara utara Kepulauan Sangihe had Kepulauan Talaud, Laut Maluku, perairan utara dan timur Halmahera, Laut Halmahera, Samudera Pasifik utara Halmahera.

Baca Pula: Bibit Siklon Tropis 94W Muncul, BMKG: Awas Gelombang Tinggi pada Utara Papua

Tatkala, gelombang tinggi 2, 5 hingga 4, 0 meter berpotensi terjadi di Selat Raja Ampat – Sorong, Perairan Manokwari, Perairan Tumbuh, Teluk Cendrawasih, Perairan Jayapura – Sarmi, Samudera Pasifik utara Papua Barat. Mengenai gelombang setinggi 4, 0 hingga 6, 0 meter berpeluang terjadi di Samudera Pasifik utara Papua.